Menelusuri Jejak Achmad Sobana di Ciwaringin: Dari Rumah Klasik Hingga Transformasi Kota Bogor
Menyusuri tempat-tempat bersejarah di Bogor ibarat menemukan mata air yang tak pernah kering, selalu memberi kesegaran bagi mereka yang haus akan sejarah. Salah satu perjalanan yang menarik adalah Jalan Pagi Sejarah (JAPAS) bersama Johnny Pinot bertajuk "Mapay Sejarah di Tjiwaringin", yang berlangsung pada Sabtu, 8 Februari 2025. Kegiatan ini membawa peserta dari berbagai kalangan dan generasi mengunjungi salah satu rumah klasik di Jalan Ciwaringin No. 88, bekas kediaman Achmad Sobana, SH yang kini menjadi milik Ibu Azizah Saleh dan keluarganya.
Rumah Klasik di Ciwaringin: Warisan Arsitektur Indies Modern
Rumah ini hampir seluruhnya masih mempertahankan bentuk aslinya, memancarkan pesona arsitektur Indies Modern yang menawan. Ruang utama hingga teras rumah tetap menggunakan lantai asli berupa tegel kuning bermotif babat, khas rumah era 1940-an. Pintu dan jendela kayunya masih terjaga, begitu pula tiang besi yang menopang kanopi di teras sejak rumah ini dibangun pada 1920-an. Kawasan Ciwaringin sendiri dahulu merupakan pemukiman elit orang-orang Belanda, dan hingga kini masih ada puluhan rumah serupa yang tetap mempertahankan keasliannya.
Keberadaan rumah ini berkaitan erat dengan Achmad Sobana, mantan Wali Kota Bogor yang menjabat pada 1979–1984. Meski belum diketahui secara pasti kapan beliau mulai tinggal di rumah ini, banyak keluarga dan kerabatnya masih menetap di kawasan Ciwaringin, menandakan bahwa keluarga Sobana telah lama menjadi bagian dari sejarah daerah ini.
Sumber : Galeri Bumi Pariwara BogorAchmad Sobana: Pemimpin dan Transformator Kota Bogor
Achmad Sobana, SH, menjabat sebagai Wali Kota Bogor menggantikan Kolonel Achmad Sham yang sebelumnya memimpin selama 13 tahun. Salah satu warisan terbesarnya adalah Tugu Kujang, ikon Kota Bogor yang diresmikan pada 3 Juni 1982, bertepatan dengan Hari Jadi Kota Bogor ke-500.
Penetapan Hari Jadi Kota Bogor sendiri melalui proses panjang sejak 1971, dengan landasan sejarah penobatan Prabu Siliwangi sebagai Raja Susuhunan Padjadjaran di Pakuan pada 3 Juni 1482. Pendirian Tugu Kujang di simpang tiga Jalan Pajajaran, Otto Iskandardinata, dan Baranangsiang bertujuan untuk mengenang kejayaan Kerajaan Sunda yang menjadikan Pakuan Pajajaran sebagai ibu kotanya.
Modernisasi Kota Bogor di Era Achmad Sobana
Selama kepemimpinannya, Achmad Sobana membawa banyak perubahan signifikan dalam berbagai aspek, termasuk infrastruktur, ekonomi, bisnis, dan perumahan. Berdasarkan catatan sejarah yang ditemukan di Galeri Bumi Pariwara, ia dikenal sebagai pemimpin yang berhasil mentransformasi Kota Bogor menjadi lebih modern dan nyaman.
Beberapa pembangunan penting yang terjadi di masanya antara lain:
- Pusat pertokoan Shangri-La, yang menjadi pusat perbelanjaan modern.
- Pembangunan dan revitalisasi Pasar Anyar dan Pasar Merdeka, yang mengukuhkan peran Bogor sebagai pusat perdagangan.
- Pembangunan Terminal Baranangsiang, yang meningkatkan konektivitas transportasi regional.
- Rehabilitasi Jembatan Bubulak, yang memperlancar arus lalu lintas kota.
- Pembangunan fasilitas pendidikan, seperti SMA 3, SMA 4, dan SMA 5 Bogor.
- Pengembangan trayek angkutan kota, termasuk jurusan Cibinong via Pasar Pajagalan, Ciawi via Pasar Gembrong/Sukasari, serta Parung dan Leuwiliang via Gedung Merdeka.
Melalui berbagai kebijakan tersebut, Achmad Sobana berperan besar dalam membentuk wajah Bogor seperti yang dikenal saat ini—sebuah kota yang modern, tertata, dan tetap mempertahankan warisan sejarahnya.
Menjaga Warisan Sejarah di Ciwaringin
Kunjungan ke Jalan Ciwaringin dalam rangka Jalan Pagi Sejarah ini bukan hanya sekadar melihat rumah bersejarah, tetapi juga menjadi pengingat akan sosok Achmad Sobana dan kontribusinya bagi Bogor. Rumah-rumah klasik di kawasan ini adalah saksi bisu perjalanan sejarah, yang terus memberi inspirasi bagi generasi penerus untuk menjaga dan menghormati warisan kota.
Dengan tetap lestarinya rumah-rumah Indies Modern di Ciwaringin, kita diingatkan bahwa sejarah bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana kita merawatnya di masa kini untuk diwariskan kepada masa depan.
Bogor, 18 Febuari 2025
Abdullah Abubakar Batarfie
Galeri Foto
Posting Komentar untuk "Menelusuri Jejak Achmad Sobana di Ciwaringin: Dari Rumah Klasik Hingga Transformasi Kota Bogor"
Posting Komentar